Benjolan Di Belakang Telinga, Apakah Itu Sinyal Bahaya?

benjolan di belakang telinga 2

Mungkin Anda pernah menemukan adanya benjolan di belakang telinga Anda. Keluhan ini memang kerap terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Tetapi tidak menutup kemungkinan ini adalah sinyal bahaya untuk tubuh Anda. Kapan benjolan semacam ini menjadi sinyal bahaya?

Apa Saja Yang Menjadi Penyebab Benjolan Di Belakang Telinga?

Ada banyak aspek yang dapat menjadi penyebab munculnya benjolan di belakang telinga. Kebanyakan merupakan keluhan ringan dan mudah Anda atasi. Adapun penyebab penyebab tersebut adalah sebagai berikut.

benjolan di belakang telinga

Infeksi pada telinga luar

Infeksi adalah penyebab yang paling sering memunculkan benjolan di belakang telinga. Bisa dari infeksi ringan seperti jerawat, infeksi pada kelenjar dalam telinga luar, infeksi telinga tengah (otitis media), infeksi radang tenggorokan, hingga infeksi pada area mastoid. Ini adalah tulang di belakang telinga yang memiliki area kosong dan rentan membentuk endapan nanah saat terjadi infeksi.

Beberapa keluhan infeksi ini bisa pula mengembangkan kantung abses. Sehingga akan terlihat secara fisik seperti benjolan. Biasanya benjolan semacam ini akan terlihat penuh, padat, kadang kemerahan dan nyeri. Rasa nyerinya kadang cukup menekan bila abses memburuk.

Masalah pada kelenjar getah bening

Pada area sekitar belakang telinga terdapat sejumlah titik kelenjar getah bening. Gejala seperti pembengkakan di belakang telinga bisa menjadi salah satu tanda adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening di area ini. Biasa pula kita sebut sebagai penyakit limfadenopati.

Pembengkakan pada kelenjar getah bening tidak selamanya menjadi gejala serius. Kadang pembengkakan hanya terbentuk dari respon kelenjar getah bening yang menjadi ekstra aktif ketika terjadi infeksi. Seperti Anda terserang flu berat, biasanya akan muncul benjolan di belakang telinga. Karena kelenjar getah bening membengkak sebagai respon tubuh melawan virus flu dengan aktif.

Lipoma

Dalam kasus yang berbeda, benjolan pada area ini juga bisa berasal dari tumpukan lemak. Kita mengenalnya sebagai lipoma, yakni pembentukan kantung lemak di bawah pori pori dan terbentuk dari lemak bawah kulit. Kantung ini akan mengandung endapan lemak yang memadat atau mengental.

Secara umum lipoma sama sekali tidak berbahaya. Hanya pada beberapa orang lipoma bisa menjadi sangat besar dan muncul di permukaan. Meski biasanya tidak memberi pengaruh, sebaiknya lipoma disingkirkan dengan prosedur khusus di dokter kulit.

Kista sebaceous

Kista sebaceous dengan lipoma mungkin sekilas akan mirip. Tetapi kista ini miliki unsur yang lebih serupa dengan tumor. Sehingga harus Anda tindak lanjuti lebih lanjut. Kista ini berasal dari kelenjar minyak yang mengalami peradangan ringan. Kemudian minyak yang dihasilkan mengendap dan tersumbat hingga membentuk benjolan.

Berbeda dengan lipoma yang tidak banyak mengganggu, kista sebaceous ini akan terasa nyeri saat Anda tekan. Bahkan kadang muncul rasa nyeri yang datang pergi. Karena berasal dari gangguan fungsi kelenjar. Juga karena benjolan ini menyebabkan efek tekanan pada kelenjar minyak. Menyebabkan efek sumbatan semakin berat dan menekan jaringan dalam kelenjar.

Tumor padat

Benjolan karena tumor juga mungkin terjadi pada kasus ini. Biasanya, bentuk benjolan akan terasa padat, keras dan solid. Meski seringnya memang tidak menimbulkan rasa nyeri, tetapi tumbuh cukup cepat.

Nantinya semakin besar akan semakin menekan jaringan sekitarnya. Hingga memberi efek samping seperti penurunan pendengaran, rasa berat untuk menengok ke satu sisi, wajah tidak simetris dan beberapa gejala lain.

Kanker pada telinga

Benjolan di belakang telinga juga menjadi tanda adanya kanker pada telinga. Kanker akan memiliki sejumlah gejala yang lebih berat dan cukup agresif. Seperti rasa nyeri yang menyebar ke sekitar wajah, wajah tidak simetris, penurunan fungsi organ seperti pendengaran, mata, hidung dan lain sebagainya.

Yang khas lagi, biasanya benjolan di belakang telinga karena kanker akan muncul dengan rasa nyeri yang lebih kuat. Terasa lebih menusuk dan intens. Sehingga efek gangguannya juga akan lebih kuat dari keluhan benjolan lain.